Kuliah Aqidah Islam

Kuliah Aqidah Islam
Brand: Media Insani
Model : LPPI-001
ISBN : 978-979-1324
Spesifikasi : 250 hal
Poin Hadiah: 0
Stok: ada (apa ini?)
Harga: Rp.36.000 Rp.35.000
Harga super hemat: Rp.35.000
Qty:  Beli
   - atau -   
Sinopsis :
Aqdan= Simpul, ikatan, perjanjian dan kokoh
Setelah terbentuk menjadi ‘AQIDAH berarti KENYAKINAN
Relevensi ‘Aqdan-‘Aqidah adalah KENYAKINAN ITU TERSIMPUL DENGANKOKOH DI DALAM HATI, BERSIFAT MENGIKAT DAN MENGANDUNGPERJANJIAN. 2.TERMINOLOGIS:
Hasan Al Bana : “Aqa’id adalah beberapa perkara yang wajib diyakinikebenarannya oleh hati(mu), mendatangkan ketentraman jiwa, menjadi kenyakinan yangtidak bercampur sedikit pun dengan keragu-raguan”
Abu Bakar Jabir Al Jazairy: “Aqidah adalah sejumlah kebenaran yang dapatditerima secara umum oleh manusia berdasarkan akal, wahyu, dan fitrah. (Kebenaran)itu dipatrikan (oleh manusia) didalam hati (serta) diyakini kesahihan dan keberadaannya(secara pasti) dan ditolak segala sesuatu yang bertentangan denga kebenaran itu” Catatan:
Ilmu ada dua, dhahuri (dihasilkan oleh indra, tidak memerlukan dalil), dannazhari (perlu dalil dan pembuktian)
Setiap manusia memiliki fitrah mengakui kebenaran (bertuhan), indra untuk mencari kebenaran, akal untuk menguji kebenaran dan memerlukan wahyu untuk menjadi pedoman menentukan mana yang benar dan mana yang tidak.
Tentang TUHAN, setiap manusia memiliki fitrah bertuhan, dgn indra dan akal dia bisa membuktikan adanya TUHAN, tetapi wahyulah yang menunjukkan kepadanyasiapa Tuhan yang Sebenarnya.
Kenyakinan tidak boleh bercampur sedikitpun dengan keraguan.
Tingkat kenyakinan :a. Syak (sama kuat antara membenarkan dan menolaknnya b. Zhan (Salah satu lebih kuat sedikit dari yang lainnya karena ada DALILyang menguatkan.c. Ghalabatuz Zhan (Cenderung lebih menguatkan salah satu karena sudahmenyakini tingkat kebenarannya). Keyakinan yang sudah sampai ke tingkatilmu inilah yang disebut AQIDAH.
Aqidah harus mendatangkan ketentraman jiwa. Seseorang bisa saja secara lahir menyakini sesuatu, tapi hal itu tidak mendatangkan ketenangan jiwa, karena diaharus melaksanakan sesuatu yang berlawanan dengan kenyakinannnya.
Bila sesorang SUDAH menyakini suatu kebenaran, dia harus menolak segalasesuatu yang bertentangan dengan kebenaran itu, artinya sesorang tidak akan bisa

Tulis ulasan

Nama Anda:


Ulasan Anda: Note: HTML is not translated!

Rating: Buruk            Baik

Masukkan kode dalam kotak di bawah ini: